bayu – slackware

Blog Slackware-nya bayu

Slackware : Setup DHCP Server

Ditulis oleh bayuart di/pada 21 Agustus 2007

untuk instalasi DHCP di slackware, yang dibutuhkan adalah paket /slackware/n/dhcp-3.0.4-i486-2.tgz
di CD

install seperti biasa, ato dengan cara manual
installpkg dhcp-3.0.4-i486-2.tgz

setelah selesai, langsung edit aja file konfigurasinya
(file konfigurasi sesuaikan dengan kondisi di tempat masing-masing)

# ISC DHCP-Server Configuration
# /etc/dhcpd.conf
#
default-lease-time 86400 ; # one day
max-lease-time 604800 ; # one week
ddns-update-style ad-hoc ;
ddns-updates on;
option ip-forwarding off;
option routers 192.168.2.1 ; # important when this corresponds to: ‘gateway’
option subnet-mask 255.255.255.0 ;
ignore client-updates ;
option broadcast-address 192.168.2.255 ;
option domain-name “mydomain.com” ;
option domain-name-servers 194.22.190.10 , 194.22.194.14; # important when this corresponds to: ‘DNS Servers’
#
# LAN
subnet 192.168.2.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.2.40 192.168.2.60;
}

# DMZ
subnet 192.168.3.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.3.40 192.168.3.60;
}
#
# List an unused interface here
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.128 {
}

kemudian test, mode debug

shell> killall dhcpd
shell> dhcpd -d &

Cek script init untuk dhcp di
/etc/rc.d/rc.local

sh ./rc.dhcpd start

Jika belum ada file rc.dhcpd, buat sendiri. misalnya seperti ini:

#!/bin/sh
#
# /etc/rc.d/rc.dhcpd
#
# Start/stop/restart the DHCP daemon.
#
# To make dhcpd start automatically at boot, make this
# file executable: chmod 755 /etc/rc.d/rc.dhcpd
#
#############################################

CONFIGFILE=”/etc/dhcpd.conf”
LEASEFILE=”/var/state/dhcp/dhcpd.leases”
INTERFACES=”eth1″
OPTIONS=”-q”

#############################################

dhcpd_start() {
if [ -x /usr/sbin/dhcpd -a -r $CONFIGFILE ]; then
echo “Starting DHCPD…”
/usr/sbin/dhcpd -cf $CONFIGFILE -lf $LEASEFILE $OPTIONS $INTERFACES
# /usr/sbin/dhcpd -q $INTERFACES
fi
}

dhcpd_stop() {
killall dhcpd
}

dhcpd_restart() {
dhcpd_stop
sleep 2
dhcpd_start
}

case “$1″ in
’start’)
dhcpd_start ;;
’stop’)
dhcpd_stop ;;
‘restart’)
dhcpd_restart ;;
*)
echo “usage $0 start|stop|restart” ;;
esac

ok gitu aja

Ref:

ISC actual information. http://www.isc.org/index.pl?/sw/dhcp/dhcpv3-README.php
http://www.faqs.org/docs/Linux-mini/DHCP.html#SLACKWARE some old.
http://www.linux.se/doc/HOWTO/mini/DHCP/index.html some old.
http://www.ops.ietf.org/dns/dynupd/secure-ddns-howto.html How handle security.
http://alex.kruijff.org/FreeBSD/Dynamic_DNS.html How to set up DHCP to interact with a DNS server.

7 Tanggapan ke “Slackware : Setup DHCP Server”

  1. boerz berkata

    waaahhhh… makasih tutorialnya… hehehe ^^.. blh minta YM.. klo ada apa2 tinggal nanya…. ^^ saya baru soalnya di LiNuX…

  2. boerz berkata

    Oy,,,, sekalian request lagi neh.. cara bikin DNS Server… trus sama Virtualnya.. hehehe ^^

  3. bayuart berkata

    mas boer, maaf ya sebelumnya, bukan maksud menggurui.
    gini, mas kalo install paket aplikasi di linux, kalo bisa pake bawaan distro tsb, jika dari distro tsb belum ada pakete, baru deh ngompile sendiri. hal begini sebenere cuman untuk mempermudah penelusuran dan administrasi paket yang terisntal biar lebih gampang aja kok.

    untuk paket dns server, di slack (bawaan default slackware) ada 2 jenis paket standar, nama;e

    -bind
    -dnsmasq (bisa juga untuk DHCP Server)

    dari kedua paket tsb, yang paling gampang dikonfigurasi adalah dnsmasq, untuk cara penginstalannya secara garis besar seperti ini

    DNSMASQ setup

    # installpkg dnsmasq-*.tgz

    Sementara itu, file-file yang berpengaruh untuk konfigurasi dnsmasq adalah:

    * /etc/dnsmasq.conf : file konfigurasi utama
    * /etc/resolv.conf : file berisi alamat IP DNS server utama. Jika dnsmasq hidup, file ini harus berisi

    nameserver 127.0.0.1

    * /etc/resolv.conf.dnsmasq : file berisi alamat IP upstream DNS server, misal:

    nameserver 192.168.0.254

    * /etc/hosts : file berisi pemetaan nama domain ke IP

    untuk start dan stop nya

    /etc/rc.d/ec.dnsmasq start/stop/status

    Konfigurasi DNSMASQ sebagai caching NS

    Untuk mengoperasikan dnsmasq sebagai caching dnsserver, yang perlu anda lakukan hanya:

    1. Pastikan /etc/resolv.conf berisi alamat IP DNS server yang betul (sediaan provider atau gateway), misal

    nameserver 192.168.0.254

    2. Hidupkan service dnsmasq. Secara otomatis dnsmasq akan menyalin alamat yang ada di /etc/resolv.conf ke /etc/resolv.conf.dnsmasq, lalu mengganti /etc/resolv.conf jadi 127.0.0.1.

    Dengan demikian, cara kerja konfigurasi ini adalah:

    * Saat suatu aplikasi menanyakan name domain, sistem akan bertanya ke dnsmasq dulu (lewat alamat 127.0.0.1).
    * dnsmasq akan bertanya ke upstream server (alamat 192.168.0.254), bila dapat akan diingat masuk cache.
    * dnsmasq mengembalikan jawaban yang didapat ke sistem, dan diteruskan ke aplikasi.
    * Jika ada aplikasi bertanya lagi, maka dnsmasq akan mencarinya di cache. Bila ada maka langsung dijawab, namun kelau belum ada, maka tanya dulu ke upstream server.

    STANDALONE DNS SERVER
    Konfigurasi ini bisa dipakai pada sistem LAN tertutup, dimana dnsmasq dipasang pada sebuah server.

    [client]——[server (dnsmasq)]

    Dengan cara ini, anda bisa memberi nama seluruh client dengan nama domain tak resmi. Untuk itu, tinggal edit file /etc/hosts, misalnya sebagai berikut:

    # /etc/hosts
    # file ini biasanya dipakai untuk resolve nama dns statik lokal
    # bila dnsmasq hidup, file ini menjadi database nama hosts yang dipublish
    #
    # format penulisan
    # ALAMAT_IP NAMA_DOMAIN …. NAMA_PENDEK …

    # entry ini harus ada, menandakal localhost
    127.0.0.1 localhost

    # ini entry si SERVER sendiri
    192.168.0.254 server.kampus.lan server

    # ini entry beberapa CLIENT
    192.168.0.1 pc01.kampus.lan pc01
    192.168.0.2 pc02.kampus.lan pc02
    192.168.0.3 pc03.kampus.lan pc03
    192.168.0.4 pc04.kampus.lan pc04

    # server www, mail dan ftp satu komputer
    192.168.0.250 http://www.kampus.lan mail.kampus.lan http://ftp.kampus.lan www mail ftp

    Bila file /etc/hosts sudah siap, mengoperasikan dnsmasq sebagai standalone dnsserver hanya perlu:

    1. Pastikan /etc/resolv.conf berisi

    nameserver 127.0.0.1

    2. Hidupkan service dnsmasq.

    Sudah. Cukup sederhana kan ? (coba bandingkan kalau pakai bind).

    Untuk memanfaatkan dns server LAN ini, setiap komputer client (termasuk WIndows) tinggal mengisi dnsserver ke 192.168.0.254 pada setting TCP/IP-nya. Selanjutnya setiap client bisa memakai nama domain (misal http://www.kampus.lan) untuk mengakses komputer lain. Seandainya tidak ada dns server lokal ini, setiap client harus memiliki file /etc/hosts sendiri-sendiri.

    DOWNSTREAM DNS SERVER
    Konfigurasi ini bisa dipakai pada sistem LAN yang tersambung ke Internet melalui gateway (cocok buat Warnet). Dnsmasq terpasang pada gateway sebagai berikut:

    [client]——[gateway (dnsmasq)]——{provider(dns server)}

    Perhatikan bahwa konfigurasi ini mirip dengan konfigurasi stand alone, hanya saja kini ada sambungan Internet. Setelah diset dengan benar, dnsmasq akan sanggup menjawab nama domain resmi (misal http://www.google.com) yang diambil dari upstream server (provider) dan juga nama domain tak resmi dari /etc/hosts. Untuk itu silahkan edit /etc/hosts seperti telah dijelaskan sebelumnya, lalu:

    1. Edit file /etc/dnsmasq.conf, pastikan bahwa dnsmasq HANYA melayani LAN internal saja. Ini penting ! Kalau tidak, nanti komputer luar dari Internet bisa bertanya ke si gateway, dan akan mendapat jawaban nama domain tak resmi yang menyesatkan.

    # If you want dnsmasq to listen for requests only on specified interfaces
    # (and the loopback) give the name of the interface (eg eth0) here.
    # Repeat the line for more than one interface.
    #interface=
    # Or you can specify which interface _not_ to listen on
    #except-interface=
    # Or which to listen on by address (remember to include 127.0.0.1 if
    # you use this.)

    # Ubah ini
    listen-address=127.0.0.1 192.168.0.254

    2. Pastikan /etc/resolv.conf berisi alamat domain si upstream server

    nameserver 123.123.123.123

    3. Hidupkan service dnsmasq.

    Selamat memanfaatkan.

    liat di http://bayuart.wordpress.com

  4. giat berkata

    aku udh coba configurasi itu , tp aku gak nemuin yang kata mas resolv.conf.dnsmasq …
    trus, aku aktipin dnsmasq dengan dnsmasq gak bisa juga..!!!
    apa bener kalo setting dnsmasq kita harus punya ip dari ISP sediri,
    truz gimana kalo kita mau setting localhost sendiri, contohnya mau buat server dns mini di labtop (,,,kebetulan aku mw buat server dns di labtop aku ,,,)
    plizz bantuin aku ya….!!!!

  5. ain berkata

    tolongkirim tutorial setting dhcp dan mailserver linux slacware dan linux suse. he…..he….he..!

  6. Jaka berkata

    Mas…. bisa tolong di posting tentang mail server di slackware 10.2 Plisssssss

  7. Jaka berkata

    Mas…. bisa tolong di posting tentang mail server di slackware 10.2 Plisssssss

    bayu :

    slack isa pake

    postfix
    sendmail
    exim
    qmail

    buat mail server nya :)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>